Strategi Forex Trend Trading Dengan EMA
Strategi
Trend Trading EMA memanfaatkan posisi beberapa Expotional Moving Average
(EMA) sebagai patokan dalam menentukan trend dan entry point.
Strategi
Trend Trading EMA cocok digunakan pada TF minimal 30 menit. Sehingga
strategi ini bisa disebut strategi long term . Sekilas strategi ini
mirip dengan strategi Sidus , namun yang membedakannya adalah penggunaan
RSI sebagai pengatur daluarsa signal.
Kunci dari strategi ini adalah posisi Close sebuah candle yang dengan ditopang oleh jenis trend yang terjadi .
Strategi Trend Trading EMA bisa digunakan pada mata uang apapun dengan indikator yang digunakan diantaranya :
EMA 80
EMA 21
EMA 13
EMA 5
EMA 3
RSI (21)
EMA 21
EMA 13
EMA 5
EMA 3
RSI (21)
Aturan main :
EMA 80 digunakan untuk menunjukan arah trend utama. Artinya ketika
harga berada di atas EMA 80 maka disebut sedang Trend Naik, begitu pula
ketika harga berada dibawah EMA 80 , ini disebut sedang Trend turun.
EMA 21 dan EMA 13 untuk memberikan arah trend saat ini.
Selama EMA 13 tetap berada di atas EMA 21 , maka ini disebut sedang Trend Naik. Begitu juga sebaliknya.
Selama EMA 13 tetap berada di atas EMA 21 , maka ini disebut sedang Trend Naik. Begitu juga sebaliknya.
RSI (21) di atas 50 menunjukkan trend naik , di bawah50 menunjukan trend turun.
Entry point Buy adalah :
– Jika
muncul candle bullish pada kondisi trend naik , dengan syarat jumlah
candle antara candle saat ini dengan candle yang RSI nya memotong level
50 tidak lebih dari 5 candle . Dengan kata lain kita akan membuka
posisi buy sesaat setelah nilai close terbentuk dengan didukung kondisi
harga saat ini berada diatas EMA 80 ,nilai RSI berada diatas 50 , serta
EMA 3 dan EMA 5 berada diatas chanel EMA 13 dan EMA 21 .
Entry point Sell adalah kebalikan dari entry point buy diatas.
Exit point adalah ketika EMA 13 memotong EMA 21 .
Stoploss ditempatkan pada nilai close candle yang RSI nya melakukan crossing
Bagaimana jika muncul crossing EMA yang mengarah kebawah padahal harga berada diatas EMA 80 atau nilai RSI berada diatas 50?
Jangan lakukan apapun …!
Ingat bahwa fokus strategi ini bukan pada crossing EMA , namun pada candle bullish yang didukung oleh EMA sebagi penunjuk trend.
Kelebihan strategi ini adalah anda tidak
akan terombang ambing oleh kondisi markets yang side way, karena pada
saat sideway, kondisi untuk pembukaan posisi tidak bisa terpenuhi.
Selain itu , karena ini adalah strategi trending , maka jika market
bergerak trending , profit yang anda dapatkan sangat besar.
Kelemahannya adalah perlu kesabaran
extra untuk menemukan saat yang tepat untuk membuka posisi . Selain itu
ada potensi profit yang tidak terambil akibat penutupan posisi dengan
signal crossing EMA 13 dan EMA 21 .
Secara umum , strategi ini low risk high return.
Sudah Tradingkah Anda hari ini ? .......
No comments:
Post a Comment